Menurut laporan dari GBI Research, naik pesatnya penjualan smartphone akan membawa angin segar untuk penjualan proyektor pico, dikarenakan naiknya permintaan konsumer untuk kemampuan menonton video, membuat presentasi dan lain-lain dengan teknologi ini.
Proyektor Pico diramalkan akan mengikuti jejak perekaman video HD, teknologi WiFi dan Bluetooth, yang sekarang menjadi fitur yang standar dan esensial untuk kebanyakan smartphone. Menggunakan proyektor di smartphone memungkinkan pengguna melihat aplikasi di layar yang lebih besar tanpa repot-repot colok sana-sini, sehingga pembuat perangkat yang menggunakannya akan memiliki keunggulan di kompetisi smartphone yang semakin ketat.
Jika momen tersebut tiba, perkembangan di bidang teknologi laser harus dikembangkan lebih jauh untuk bersaing dengan teknologi LED. Pemimpin pasar di bidang proyektor pico berbasis laser, Microvision, menggunakan laser hijau yang rumit untuk menciptakan gambar full color. Namun teknologi ini lebih mahal daripada proyektor pico berbasis LED.
Secara keseluruhan, pasar proyektor pico global mendapatkan penghasilan sekitar 0.49 miliar dolar AS di tahun 2011 dan diperkirakan akan meraih pertumbuhan pesat menjadi $8.12 miliar di tahun 2016.
via IntoMobile dan teknoup.com

No comments:
Post a Comment